Pegawai BPS Kabupaten Tegal mengikuti “Kopi Morning” : "When Numbers Find Their Voice" - Berita dan Siaran Pers - Badan Pusat Statistik Kabupaten Tegal

Buku Menu PST Coffee-an File berisi menu Seluruh publikasi yang dapat di download dengan Scan Barcode. Dapatkan bukunya di https://s.id/menu_pst

Pelayanan dan Pengaduan Layanan Via WA ChatBot dapat menghubungi "WARTEG" di nomor 0858-1983-3328, Kami Siap Melayani Anda 24/7. atau nomor 0821-3888-7913 untuk berbicara dengan operator PST pada jam kerja, Saran dan Pengaduan melalui https://lapor.go.id atau https://webapps.bps.go.id/pengaduan

Untuk lebih lengkapnya, silahkan berkunjung ke Pelayanan Statistik Terpadu (PST) BPS Kabupaten Tegal, buka hari Senin s.d Kamis pukul 08.00 WIB s.d 15.30 WIB dan Hari Jumat 08.00 WIB s.d 16.00 WIB

Beranda

Produk - Berita dan Siaran Pers

Pegawai BPS Kabupaten Tegal mengikuti “Kopi Morning” : "When Numbers Find Their Voice"

Pegawai BPS Kabupaten Tegal mengikuti “Kopi Morning” : "When Numbers Find Their Voice"

Pegawai BPS Kabupaten Tegal mengikuti “Kopi Morning” : "When Numbers Find Their Voice"

19 November 2025 | Kegiatan Statistik Lainnya



TEGAL — Rabu,19 November 2025.

Di tengah kesibukan mempersiapkan Publikasi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), menjalankan sosialisasi Sensus Ekonomi 2026, serta sedang Survei Sakernas, para pegawai BPS Kabupaten Tegal tetap meluangkan waktu untuk meningkatkan kapasitas diri melalui forum strategis Kopi Morning yang diselenggarakan oleh Direktorat Analisis dan Pengembangan Statistik (APS) BPS RI.

Kegiatan ini dibuka oleh Dr. Muchammad Romzi, Direktur Analisis dan Pengembangan Statistik, dan menghadirkan narasumber utama Bertha Fania Maula, S.E., M.Ec, Economic Policy Advisor – Direktorat Eksekutif Bidang Percepatan Program Prioritas Ekonomi, Dewan Ekonomi Nasional (DEN). Acara dipandu oleh Dewi Lestari Amaliah, SST., M.B.A., Statistisi Ahli Muda Direktorat APS.

Dengan tema “When Numbers Find Their Voice: Communicating Statistics with Impact”, sesi ini menjadi ruang refleksi dan pembelajaran penting mengenai bagaimana statistik yang kuat dapat memberikan pengaruh nyata—bukan hanya sebagai angka, tetapi sebagai narasi strategis bagi publik, pembuat kebijakan, dan pemangku kepentingan.

Angka Itu Berbicara: Mengkomunikasikan Statistik dengan Dampak

Pembukaan oleh Dr. Muchammad Romzi: Peran Strategis Komunikasi Statistik di Era Baru.

Dalam sambutannya, Dr. Romzi menegaskan bahwa tantangan besar BPS saat ini bukan hanya menyediakan data yang akurat dan berkualitas, tetapi juga memastikan bahwa data tersebut benar-benar dipahami dan digunakan oleh masyarakat luas.

 

Beliau menyoroti beberapa hal penting:

* statistik harus disampaikan secara mudah dicerna, tanpa mengurangi integritas metodologinya;

* komunikasi data harus selaras dengan perubahan perilaku konsumsi informasi masyarakat;

* kompetensi ASN BPS dalam data storytelling harus terus ditingkatkan untuk mendukung kebijakan berbasis bukti.

> “Angka tidak akan bermakna bila tidak mampu menjelaskan dirinya kepada publik. Tugas kitalah membuatnya berbicara,” ujar Dr. Romzi.

Materi Narasumber: Bertha Fania Maula, S.E., M.Ec

Economic Policy Advisor – Dewan Ekonomi Nasional (DEN)

"When Numbers Find Their Voice: Communicating Statistics with Impact"

Bertha Fania Maula membawakan materi mendalam dan aplikatif tentang bagaimana mengubah statistik menjadi pesan yang efektif dan mempengaruhi pengambilan keputusan. Ia menekankan bahwa kemampuan mengkomunikasikan statistik adalah kompetensi strategis, bukan lagi tambahan opsional.

1. Statistik sebagai Narasi Kebijakan

Bertha menjelaskan bahwa setiap angka memiliki cerita, dan cerita inilah yang harus ditangkap oleh analis, komunikator data, dan seluruh lini BPS. Statistik yang komunikatif akan:

* mengungkap insight penting,

* memperjelas konteks,

* membantu pembuat kebijakan memahami urgensinya,

* serta membangun dukungan publik yang lebih luas.

2. Kunci Komunikasi Statistik yang Berdampak

Beberapa prinsip yang ia tekankan:

* visualisasi yang akurat dan menarik, bukan rumit;

* bahasa sederhana dan langsung, tanpa jargon berlebih;

* pemilihan sudut pandang yang relevan bagi audiens;

* menghubungkan angka dengan kehidupan nyata dan dampaknya pada masyarakat;

* kombinasi data–narasi–tindakan, formula komunikasi yang efektif.

3. Tantangan Komunikasi Statistik

Bertha juga menyoroti tantangan besar dunia statistik saat ini:

* banjir informasi yang membuat publik kesulitan memilah data;

* hoaks dan misinformasi numerik;

* masih terbatasnya kemampuan lembaga pemerintah dalam menyampaikan data kompleks secara sederhana;

* kebutuhan akan talenta ASN yang mampu menjadi data translator.

4. Pesan Utama untuk ASN BPS

Ia mengajak seluruh pegawai BPS, termasuk peserta dari BPS Kabupaten Tegal, untuk terus mengasah keterampilan komunikasi data:

> “Statistik itu kuat. Tapi ia hanya berdampak bila disampaikan dengan benar, jujur, dan menyentuh kebutuhan masyarakat."

Moderasi oleh Dewi Lestari Amaliah, SST., M.B.A.

Moderasi dari Dewi Lestari berjalan dinamis, kaya perspektif, dan menambah kedalaman diskusi. Dengan pengalaman sebagai analis statistik dan praktisi komunikasi data di APS, ia mengarahkan pembicaraan ke:

* relevansi komunikasi statistik dalam pelayanan publik,

* kebutuhan inovasi BPS dalam diseminasi data,

* serta refleksi atas tantangan ASN di era data-driven governance.

Diskusi interaktif membuat sesi semakin hidup dan menjadi ruang bertukar gagasan yang kaya bagi seluruh peserta.

Dedikasi BPS Kabupaten Tegal: Belajar di Tengah Kesibukan

Meski tengah berjibaku dengan:

* finalisasi data PDRB,

* rangkaian Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026,

* persiapan Sakernas dan survei lain yang berjalan paralel, pegawai BPS Kabupaten Tegal tetap berkomitmen hadir dalam kegiatan ini. Ini menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi, perluasan wawasan, dan komitmen terhadap komunikasi statistik yang lebih baik adalah bagian dari budaya kerja yang terus dijaga.

Partisipasi ini memberi manfaat besar bagi BPS Kabupaten Tegal, antara lain:

* pemahaman lebih tajam tentang komunikasi statistik modern,

* peningkatan kemampuan menyampaikan data PDRB, Sakernas, dan SE2026 secara lebih efektif kepada publik,

* memperkuat peran BPS Tegal sebagai trusted data advisor bagi stakeholder daerah,

* serta memperkaya kompetensi pegawai untuk menghadapi tantangan statistik tahun 2026.

Menuju BPS yang Lebih Komunikatif, Adaptif, dan Berdampak

Kegiatan Kopi Morning Direktorat APS membuktikan bahwa transformasi BPS bukan hanya pada teknologi dan metode statistik, tetapi juga pada kemampuan ASN menghadirkan data yang berbicara.

Dengan keterlibatan ASN yang antusias, termasuk dari BPS Kabupaten Tegal, BPS semakin siap memasuki era:

* komunikasi data yang lebih inklusif,

* diseminasi statistik yang lebih efektif,

* dan statistik yang benar-benar menjadi dasar pengambilan keputusan di semua level.

Ketika angka menemukan suaranya, BPS menemukan kekuatannya. (Widi)

Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik Kabupaten Tegal (BPS-Statistics of Tegal Regency)Jl Ade Irma Suryani No 1 Slawi Tegal

Telp (0283) 4561190

E_Mail : [email protected]

logo_footer

Government Public Relation

Sumber dari Kementerian Komunikasi dan Digital

Hak Cipta © 2023 Badan Pusat Statistik