Slawi, Jumat, 11 September 2026 — Kepala BPS Kabupaten Tegal, Bambang Wahyu Ponco Aji melaksanakan supervisi pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di wilayah Kecamatan Slawi. Kegiatan diawali dengan melakukan kunjungan ke Kelurahan Slawi Wetan. Kunjungan disambut baik oleh Lurah Slawi Wetan, Nani Ristianti. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara BPS Kabupaten Tegal dengan pemerintah kelurahan dalam mendukung kelancaran pelaksanaan SE2026.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala BPS Kabupaten Tegal berdiskusi mengenai perkembangan pelaksanaan pendataan Sensus Ekonomi 2026 di wilayah Slawi Wetan. Koordinasi dilakukan untuk memastikan kegiatan pendataan berjalan sesuai dengan ketentuan serta dapat menjangkau seluruh unit usaha yang menjadi sasaran sensus. Dukungan dari pemerintah kelurahan diharapkan dapat membantu petugas dalam memperoleh informasi dan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat maupun pelaku usaha.
Usai kunjungan ke Kelurahan Slawi Wetan, Bambang Wahyu Ponco Aji, melanjutkan supervisi ke Polsek Slawi. Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPS Kabupaten Tegal bertemu dengan Kapolsek Slawi, Rushendro, untuk membangun komunikasi dan koordinasi dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Sinergi dengan jajaran kepolisian menjadi salah satu langkah penting dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif selama proses pendataan berlangsung.
Kegiatan supervisi tersebut turut didampingi oleh PML dan PPL wilayah Slawi. Kehadiran pimpinan bersama petugas lapangan menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi sekaligus memastikan berbagai dinamika yang ditemui di lapangan dapat ditangani dengan baik. PML dan PPL juga terus didorong untuk menjaga kualitas pendataan, melakukan pendekatan yang humanis, serta memberikan penjelasan yang tepat kepada responden mengenai pentingnya partisipasi dalam SE2026.
Melalui rangkaian kunjungan tersebut, BPS Kabupaten Tegal terus menguatkan prinsip KKD, yaitu Komunikasi, Koordinasi, dan Diplomasi, sebagai bagian penting dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Kolaborasi antara BPS, pemerintah kelurahan, kepolisian, petugas lapangan, serta seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu mendukung tersedianya data ekonomi yang berkualitas, akurat, dan dapat menjadi landasan bagi perencanaan pembangunan Kabupaten Tegal. (burh)